Media implementasi jaringan

SELASA , 6 APRIL 2021

Disusun Oleh: Yaseen Syahrul Yuthohiro Paya Betang

 


Media Implementasi Jaringan merupakan media yang membahas tentang media tentang macam-macam yang biasa untuk membangun jaringan komputer yang terutama pada media kabel.


Kabel Twisted Pair (Shielded Twisted Pair & Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP (Unshielded Twisted Pair)
Jenis-jenis Media Implementasi
Kabel STP (Shielded Twisted Pair

Sumber: https://www.google.com 


Menurut Bagus Prasetyo Kabel Twisted Pair adalah kabel yang dibagi menjadi 2 macam yaitu shielded dan unshielded yang tidak mempunyail selubung pembungkus. Kabel ini terdiri dari 2 atau 4 bahkan lebih pasangan kabel, kabel ini merupakan kabel yang di twist satu sama lain yang bertujuan untuk mengurangi interferensi listrik, kabel ini bisa melewat signal 10-100 Mbps, twisted pair ini hanya menangani satu Chanel data, biasanya koneksi ini memakai RJ-11 atau RJ-45, kabel STP lebih tahan interferensi daripada kabel UTP dan dapat beroperasi pada kecepatan 100 Mbps namun lebih sulit untuk ditangani secara fisfik.

Kabel coaxial 


Sumber: http://abhelevitov.blogspot.com


Menurut Abhe Levitov kabel coaxial merupakan suatu jenis kabel yang yang menggunakan 2 buah konduktor yang biasa digunakan untuk bandwith yang tinggi. Kabel coaxial yang paling populer di gunakan pada Local Area Network (LAN). Kabel ini memiliki Bandwith yang lebar sehingga bisa digunakan untuk komunikasi broadband (multiple channel). Macam-macam kabel coaxial adalah kabel TV, Thick, ARCnet, dan thin coax.

Thick Coaxial dikenal dengan 10base5, kabel ini biasanya digunakan backbon pada installasi ethernet jaringan antar gedung. Kabel ini sulit ditangani secara fisik karena tidak fleksibel dan berat.

Thin Coaxial dikenal dengan nama RG-58, cheapernet, 10base2, dan thinnet. Kabel ini digunakan untuk jaringan antar workstation dan juga dapat mengimplementasikan topologi bus dan topologi ring. Karena kabel ini sangat mudah ditanggani oleh fisik.

Fiber optic

Jenis-jenis Media Implementasi


    Jenis-jenis Media Implementasi

    Jenis-jenis Media Implementasi
Jenis-jenis Media Implementasi
Sumber: https://www.google.com 

Menurut Adham Baihaqi fiber optic adalah suatu jenis kabel yang terbuat dari kaca yang sangat halus dan digunakan sebagai media transmisi karena dapat  menstransmisikan suatu sinyal cahaya dari suatu lokasi ke lokasi lainnya dengan kecepatan yang tinggi. Kabel ini sangat mahal dan mempunyai bandwith yang sangat lebar, kabel ini tidak ada resistansi dan loss dan tidak mudah terganggu dengan cuaca dan panas kabel ini merupakan kabel utama di masa depan.


Wireless 

Menurut tokimaruku.blogspot.com wireless merupakan jaringan tanpa kabel yang menggunakan udara sebagai media transminya untuk menghantarkan elektromagnetik. Kabel ini mudah untuk melakukan installasi dan setiap workstation berhubungan dengan hub atau consentrator melalui gelombang radio atau infra merah



Mengenal Media Implementasi Jaringan Komputer | Kabel Coaxial



Setelah sebelumnya saya sudah membahas mengenai kabel twisted pair, kali ini saya membahas mengenai apa itu kabel koaksial. Kabel coaxial adalah salah satu kabel yang banyak digunakan dalam jaringan komputer terutama untuk keperluan topologi bus.

Jika diartikan secara umum,

“Kabel Coaxial dapat didefinisikan sebagai sarana penyalir atau pengalir hantar (transmitter) yang bertugas menyalurkan setiap informasi yang telah diubah menjadi sinyal–sinyal listrik.”

Sementara definisi kabel Coaxial jika dipandang dari segi dunia jaringan komputer, dapat disimpulkan sebagai berikut :

“Kabel jaringan Coaxial yakni suatu jenis kabel yang diperuntukkan sebagai media transmisi terarah (guieded/wireline) guna kepentingan perpindahan arus data dalam dunia jaringan komputer.”



Dari gambar tersebut dapat dilihat jika kabel Coaxial terdiri dari :
Kabel tembaga (centre core)
Kabel tembaga (centre core) yang terletak di tengah-tengah ini berfungsi sebagai media konduktor listrik.
Lapisan plastik (dielectric insulator)
Lapisan plastik (dielectric insulator) ini berfungsi sebagai pemisah antara kabel tembaga dan lapisan metal (metallic shield) yang melingkupinya.
Lapisan metal (metallic shield)

Lapisan metal (metallic shield) ini berfungsi sebagai pelindung terhadap gangguan interferensi elektromagnetik yang berasal dari sekeliling kabel.
Lapisan plastik (plastic jacket)
Lapisan plastik (plastic jacket) ini berfungsi sebagai pelindung bagian terluar dari kabel itu sendiri.

Karakteristik kabel jaringan Coaxial secara umum dapat diklasifikasikan sebagai berikut
     Kecepatan dan keluaran transmisi data 10 – 100 MBps.
     Biaya rata-rata per node murah.
     Media dan ukuran konektor medium (tidak terlalu kecil tapi juga tidak terlalu besar).
     Panjang kabel maksimal yang diizinkan yakni 500 meter (cukup panjang).

Jenis-jenis Kabel koaksial 



Jenis-jenis kabel Coaxial yang dikenal secara umum terdiri dari 2 tipe, yaitu Thick Coaxial Cable (kabel Coaxial tebal) dan Thin Coaxial Cable (kabel Coaxial tipis). Berikut ini penjelasan lengkapnya

      Thick Coaxial Cable (kabel Coaxial tebal)


Kabel Coaxial yang tebal ini dikenal sebagai Thicknet 10Base5 yang membawa sinyal Ethernet. Angka ‘5’ pada nama 10Base5 ini mengacu pada panjang segmen maksimal yang mampu diraih kabel Coaxial jenis ini yaitu 500 meter. Jenis kabel Coaxial yang satu ini memiliki ukuran yang bervariasi dan diameter yang lumayan besar dengan rata-rata sekitar 10mm. Jenis kabel Coaxial yang tebal ini juga sangat popular untuk LAN, karena memiliki bandwith yang lebar sehingga memungkinkan komunikasi broadband (multiple channel).

       Thin Coaxial Cable (kabel Coaxial tipis)



Kabel Coaxial yang tipis ini dikenal sebagai Thinnet 10Base2 yang membawa sinyal Ethernet. Angka ‘2’ pada nama 10Base2 ini mengacu pada panjang untuk segmen maksimal yang mampu diraih kabel Coaxial jenis ini yaitu 200 meter. Umumnya kabel Coaxial yang tipis ini lebih sering ditemukan pada jaringan komputer yang ada di sekolah-sekolah.

Kelebihan Kabel Jaringan Coaxial :

  • Kabel jaringan Coaxial memiliki tingkat keandalan yang tinggi dalam proses transmisi meskipun terbatas dari segi jangkauan.
  • Penguatannya dari repeater tidak perlu sebesar kabel Twisted Pair.
  • Kabel jaringan Coaxial lebih murah dari kabel Fiber Optic.
  • Teknologi yang dianut kabel jaringan Coaxial sudah sangat umum alias tidak asing lagi karena sudah digunakan selama puluhan tahun untuk berbagai jenis komunikasi data.
  • Kabel jaringan Coaxial mempunyai kemampuan dalam menyalurkan sinyal–sinyal listrik yang lebih besar dibandingkan saluran transmisi dari kawat biasa.
  • Kabel jaringan Coaxial memiliki ketahanan arus yang semakin kecil pada frekuensi yang lebih tinggi.
  • Meskipun instalasi kabel jaringan Coaxial terbilang rumit, namun kabel jaringan Coaxial sangat peka terhadap isyarat.
  • Kabel jaringan Coaxial bisa menampung pengkabelan yang lebih panjang di antara jaringan dengan perangkat-perangkat lain dibandingkan kabel Twisted Pair.


Kekurangan Kabel Jaringan Coaxial :

  • Kabel jaringan Coaxial perlu dipasang dengan teliti dan cenderung rumit, terutama dalam hal mempertimbangkan ukurannya.
  • Biaya pemeliharaan kabel jaringan Coaxial relatif mahal sehingga berat di ongkos.
  • Lebar bidang frekuensi dalam kabel jaringan Coaxial hanya terbatas oleh gain (pengerasan) yang dikehendaki, yang diperlukan untuk mempertahankan mutu sinyal yang baik.
  • Jangkauan transmisi kabel jaringan Coaxial terbatas, sehingga dalam suatu jarak tertentu maka transmisi sinyal–sinyal elektromagnetik harus diangkat dengan serangkaian repeater yang terbuat dari tabung elektron pada jalur tersebut agar penyampaian komunikasi terjalin lebih baik.
  • Kabel jaringan Coaxial sangat rentan terhadap perubahan variasi temperatur yang terjadi dalam kabel.

    Pengertian wireless dan cara kerjanya secara lebih lengkap dapat di baca di artikel ini. Wireless adalah jika dari arti katanya dapat diartikan “tanpa kabel”, yaitu melakukan suatu hubungan telekomunikasi menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai pengganti media kabel. Saat ini teknologi wireless sudah berkembang pesat, buktinya dapat dilihat dapat dilihat dengan semakin banyaknya yang menggunakan telepon sellular, selain itu berkembang juga teknologi wireless yang dipakai untuk mengakses internet.

    Berikut ini kelebihan & kekurangan wireless

    Kelebihan Wireless, sebagai mana di bawah ini :

  • Pembagunan jaringan yang cepat.
  • Mudah dan murah untuk direlokasi.
  • Biaya pemeliharaannya murah.
  • Infrastruktur berdimensi kecil.
  • Mudah untuk dikembangkan.
  • Sumber-sumber file bisa pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan media kabel.
  • Mudah sekali untuk di-setup, dan juga handal sehingga cocok untuk pemakaian di kantor maupun di rumah.

Kekurangan wireless, dimana ada kelebihan tentunya pasti ada kekurangannya, antara lain :

  1. Keamanan atau kerahasiaan data data rentan.
  2. Interferensi gelombang radio.
  3. Delay (kelambatan) yang besar.
  4. Biaya peralatan rata-rata mahal.
  5. Produk dari produsen yang berbeda-beda kadang tidak kompatibel/cocok.
  6. Kualitas sinyalnya dipengaruhi oleh keadaan udara maupun cuaca, artinya kualitas dari koneksinya saat cuaca bagus akan berbeda, saat kualitas koneksi cuaca buruk (kalau dipakai diluar gedung/ruangan) dan dipengaruhi juga oleh batas-batas dinding gedung atau ruangan.
  7. Mahal dalam investasinya, kalau dibanding dengan menggunakan media kabel.
  8. Kemungkinan penyadapan koneksinya lebih besar terjadi, jika dibandingkan dengan menggunakan media kabel.

Perinsip kerja wireless

Cara kerja wireless ini disebabkan karena komputer mempunyaii built transreceiver seperti wakly-talky. Transreceiver yang disebut dengan adapter wireless. Adaptor wireless melakukan sejumlah pekerjaan. Yang pertama, mendeteksi apakah terdapat jaringan wireless disekitar komputer melalui radio dan  juga tuning menghubungkan penerima untuk mendeteksi setiap ada sinyal yang masuk. Setelah ada sinyal terdeteksi, untuk menghubungkannya yaitu melalui sign dan otentikasi pengguna. Apapun data yang dikirimkan dari komputer atau melalui laptop/notebook diubah melalui adaptor wireless, dari bentuk digital (0s & 1s) menjadi sinyal radio (bentuk analog).

pengertian wireless


DAFTAR PUSTAKA

Zain Mudricka,Machirotul. 2019.  Media impletansi jaringan https://machirotulmudrickazain03.blogspot.com/2019/09/media-implementasi-jarsmmingman.html di akses 6 April 2021 Pukul 08.17

____. 2016. Mengenal media impletansi cabel coaxsial http://vongolastation.blogspot.com/2016/10/mengenal-media-implementasi-jaringan_29.html di akses 6 April 2021 Pukul 08.18

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Subneting ipv4 metode VLSM