Perangkat Keras Komputer Desktop dan Server

 Selasa 23 Februari 2021

Disusun Oleh: Yaseen Syahrul Yuthohiro Paya Betang

Apa Itu Komputer Server?

Di dalam suatu server atau jaringan terdapat dua jenis perangkat, yaitu komputer server dan komputer client. Nah, komputer server adalah perangkat yang digunakan untuk mengelola segala aktivitas yang terjadi di dalam jaringan tersebut.

Oleh karena itu, komputer ini memiliki berbagai fungsi, termasuk:

  • Menyediakan database atau file yang dapat digunakan bersama-sama oleh komputer client;
  • Melayani permintaan komputer client untuk menggunakan database atau file tersebut;
  • Mengatur lalu lintas transfer data atau file yang diminta komputer client;
  • Menyimpan data atau file yang dikirim oleh komputer client;
  • Mengatur hak akses data atau file dalam sebuah jaringan;
  • Melindungi komputer client dari malware dengan anti malware atau firewall.

Poin-poin di atas adalah fungsi komputer server dalam konteks jaringan lokal. Di samping itu, perangkat ini terdiri dari berbagai jenis dengan fungsi yang berbeda-beda. Berikut adalah jenis-jenis server yang umum digunakan:

  • Web server — Ini adalah jenis yang digunakan untuk menyimpan data dan file penunjang website agar dapat ditampilkan pada web browser
  • Mail server — Sesuai namanya, komputer ini bertanggung jawab untuk mengelola layanan email
  • FTP server — Komputer yang berfungsi untuk mengatur lalu lintas transfer file yang dilakukan melalui software file transfer protocol. Perangkat lunak tersebut biasanya digunakan untuk mengakses file secara online.
  • Application server — Jenis ini tidak jauh berbeda dengan web server. Hanya saja, ia digunakan untuk melayani pengguna aplikasi web.

 

Perbedaan Komputer Server dan Komputer Client

Seperti yang telah dibahas pada bagian sebelumnya, komputer server dan komputer client memiliki fungsi yang sepenuhnya berbeda.

Komputer client digunakan sebagai perangkat komputasi biasa. Di sisi lain, komputer server berfungsi sebagai perangkat yang melayani kebutuhan komputer client dan mengatur kinerja jaringan.

Oleh karena itu, perangkat keras dan lunak kedua tipe komputer tersebut juga berbeda. Komputer client umumnya menggunakan perangkat keras low end yang memiliki performa rata-rata. Selain itu, harganya terjangkau.

Lain halnya dengan komputer server. Tipe komputer ini harus menggunakan perangkat keras tahan banting yang mampu mengelola sebuah jaringan dengan lancar. Apalagi, ia harus menyala tanpa henti. Tentunya, harga perangkat ini tidak semurah yang digunakan sebagai komputer client.

Dari segi perangkat lunak, komputer client umumnya menggunakan sistem operasi yang ramah pengguna awam. Windows dan Mac OS adalah contohnya. Pada komputer server, perangkat lunak yang digunakan adalah sistem operasi khusus, seperti Windows Server, Linux, dan Ubuntu.

Tak hanya itu, komputer server butuh penanganan yang berbeda. Karena harus menyala selama 24 jam, perangkat ini perlu diletakkan di dalam ruangan bersuhu rendah agar tidak overheat. Ditambah lagi, sumber listrik cadangan seperti UPS dibutuhkan agar komputer tersebut tidak mati ketika aliran listrik utama terputus.


Kebanyakan bisnis kecil mungkin lebih menghemat uang untuk bisa menjalankan sistem operasi server pada desktop PC biasa, namun percayalah bahwa PC biasa bukalah pengganti yang baik untuk komputer server. Lalu apa perbedaan server dan desktop PC biasa? Anda bisa menyimak artikel ini untuk mengetahui lebih lanjut mengenai perbedaan antara server dengan komputer biasa dan memahami lebih lanjut mengenai teknologi core yang terdapat pada kedua perangkat tersebut.

Overview

Ketika kita ingin mengimplementasikan sebuah jaringan komputer pada kantor, mungkin kita tidak bisa lepas dari pengeluaran untuk membeli sebuah server. Namun, bukanlah hal yang bijak ketika anda lebih memilih menggunakan desktop PC biasa sebagai server dari kantor dengan alasan bahwa desktop biasa lebih murah jika dibandingkan dengan server. Anda sama sekali tidak akan merasakan keuntungan memiliki server jika melakukan hal tersebut. Jika usaha bisnis anda masih tergolong kecil, namun tetap berkembang, anda bisa mempertimbangkan untuk membeli server dengan kategori entry-level. Dengan harga yang sedikit mahal, anda lebih bisa melakukan manajemen terhadap perusahaan dengan baik, menghemat waktu kerja dan tidak akan terlalu sering melakukan perbaikan.

perbedaan server dan desktop pc
Contoh server dalam satu ruangan

Hal diatas terjadi karena, sistem operasi server memang tidak di desain untuk komputer biasa. Sehingga membeli server merupakan hal yang tepat untuk penggunaan bisnis.

Pada artikel ini kami akan menjelaskan beberapa perbedaan server dan desktop PC biasa, sehingga diharapkan pengguna mengetahui dan tidak bimbang dalam membeli sebuah server (baca juga panduan memilih server disini).

1. Perbedaan Utama

Banyak orang diluar sana salah mengartikan perbedaan server dengan PC biasa, dan bahkan menganggap jika server tidak memiliki perbedaan dengan PC. Sebenarnya, kinerja server tidak jauh berbeda dengan PC, hanya kinerja server lebih berat dari penggunaan PC biasa. Beberapa orang mencoba untuk membuat PC yang memiliki spesifikasi hardware yang hampir mirip dengan server, sehingga bisa menjalankan sistem operasi server, hal tersebut tak lantas membuat desktop PC biasa menjadi sebuah komputer server. Meski perangkat lunak dan perangkat keras dari desktop PC memiliki kemiripan yang tipis atau bisa dibilang hampir sama, PC biasa tetap tidak bisa digunakan sebagai server. Mengapa begitu? karena teknologi yang digunakan berbeda dan tujuan dari kedua perangkat tersebut pun juga berbeda.

perbedaan server dan desktop pc
Salah satu perangkat server

Sistem dari desktop PC biasanya menjalankan sistem operasi yang memiliki tampilan yang memudahkan pengguna. Tak hanya itu, aplikasi-aplikasi yang terdapat pada komputer PC biasanya hanya digunakan untuk kebutuhan-kebutuhan pekerjaan biasa. Hal tersebut tentu saja memiliki perbedaan yang kontras dengan server, server memang bekerja layaknya sebuah PC, namun tipe pekerjaannya jelas sangat berbeda. Server melakukan manajemen terhadap semua perangkat jaringan. Server pun juga biasanya tidak digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang tidak berada dalam kendali server (tidak digunakan untuk kegiatan PC biasa). Server mungkin bisa saja melakukan kegiatan PC biasa, namun akan sangat merugikan tentunya. Server sendiri merupakan komputer yang didesain untuk melakukan manajemen, penyimpanan, pengiriman dan memproses sebuah data dalam waktu 24 jam selama 7 hari secara berturut-turut.

perbedaan server dan desktop pc
Contoh desktop PC biasa

Seperti yang telah kami sampaikan, bahwa pekerjaan server tentu saja lebih berat. Oleh karena itu, perangkat server lebih dapat diandalkan dan memiliki berbagai fitur yang lebih tinggi daripada desktop PC pada umumnya. Selain itu, komponen-komponen dari server juga tidak akan anda dapati pada komputer biasa.

2. Perbedaan Perangkat Keras

Kedua, perbedaan server dan desktop PC biasa adalah pada komponen-komponen perangkat keras yang digunakan. Server memiliki komponen yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan PC. Anda akan melihat komponen-komponen server memiliki kualitas yang lebih baik dan juga beberapa komponen server seperti harddisk, kipas dan power supply mendukung teknologi redundansi. Sebenarnya apa yang dimaksud dengan teknologi redundasi tersebut? Redundansi merupakan sebuah teknologi yang mampu mengganti perangkat tersebut tanpa perlu mematikan mesin. Dan apakah teknologi redundasi tersebut berguna? Jika perangkat desktop PC mati, maka yang dirugikan hanya satu orang. Namun ketika server mati, akan banyak sekali orang yang terkena imbasnya. Oleh karena itu, server harus memiliki teknologi redundasi agar server bisa bekerja tanpa memiliki down time yang tinggi.

Daftar Pustaka:

Aldwin Nayoan. 2020. Komputer Server Pengertian, Fungsinya dan Spesifikasinya

https://www.niagahoster.co.id/blog/komputer-server/ Di akses 23 Februari 2021 Pukul 09.45

____. 2015. Perbedaan Server dan Desktop

https://blog.anugrahpratama.com/perbedaan-server-dan-desktop-pc-biasa/ Di akses 23 Februari 2021 Pukul 09.49



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Subneting ipv4 metode VLSM